Kamis, 29 November 2012

6 Bahan Pemanis Yang Lebih Sehat Dibanding Gula



[imagetag]

Bahan Pemanis yang Lebih Sehat Dibanding Gula

Manis adalah kata yang dipakai untuk menggambarkan sesuatu yang indah dan menyenangkan, termasuk juga rasa. Makanan yang manis enak rasanya dan selalu disuka banyak orang. Namun di balik rasanya yang mengenakkan, bahaya kesehatan sudah mengancam. Banyak memakan makanan manis berisiko kena diabetes dan obesitas.

Rasa manis disebabkan oleh kandungan gula dalam makanan. Mulai dari soda, makanan yang dipanggang, bahkan makanan gurih seperti saus pasta juga mengandung gula. Selain berisiko menyebabkan obesitas dan diabetes, makanan manis berisiko menyebabkan ketergantungan.

Memang mustahil jika tiba-tiba langsung membuat orang berhenti atau mengurangi konsumsi gula. Ada beberapa alternatif yang bagus untuk memuaskan keinginan makan manis tanpa tanpa harus takut risikonya bagi kesehatan. Yang perlu diingat, konsumsilah dalam taraf yang wajar. Mengkonsumsi segala sesuatu secara berlebihan berakibat buruk bagi kesehatan.

Seperti dilansir

Greatist.com, bahan-bahan pemanis yang lebih sehat untuk menggantikan gula antara lain:

Stevia

Stevia merupakan jenis tanaman yang awalnya digunakan sebagai pemanis oleh suku Indian di Paraguay. Bahan ini biasanya dijual dalam bentuk bubuk atau cairan dan manisnya bisa sampai 300 kali lebih manis dari gula. Pemanis alami seperti Stevia ini tidak menyebabkan lonjakan gula darah tubuh ke setinggi gula tebu.

Agave

Agave juga merupakan tanaman yang banyak dibudidayakan sebagai pemanis alami. Tanaman asli pegunungan Los Altos, Meksiko ini merupakan bahan dasar pembuatan minuman Tequila dan rasanya lebih manis dari gula. Sama seperti Stevia, Agave jauh lebih manis dibanding gula.

Madu

Madu adalah pilihan klasik untuk mengganti gula putih. Selain kalorinya lebih sedikit dari gula, kelebihan lainnya adalah rasanya lebih manis. Madu juga menawarkan banyak manfaat kesehatan seperti antibakteri.

Sirup Beras Merah

Sirup beras merah dibuat dengan memasak beras merah sampai berubah menjadi sirup. Beberapa tahun terakhir, penggunaan sirup beras merah makin populer, terutama untuk membuat makanan kesehatan dan cemilan.

Gula Aren

Kalori yang terkandung di dalam gula aren lebih kecil dibandingkan dengan gula putih. Gula aren memiliki nilai indeks glikemik yang lebih rendah yaitu sebesar 35, sedangkan pada gula pasir indeks glikemiknya sebesar 58. Proses pembuatan gula aren umumya lebih alami sehingga zat-zat tertentu yang terkandung di dalamnya tidak mengalami kerusakan dan tetap utuh.

Buah

Bagi yang ingin mengganti gula tebu sepenuhnya, makanlah buah yang sudah masak atau produk buah-buahan seperti saus apel. Buah-buahan ini dapat diracik menjadi sup buah, salad atau dicampur dengan yoghurt.

Sumber

#bcfda5

Tidak ada komentar:

Posting Komentar