Kamis, 01 November 2012

Letak Perbedaan Toefl Dan Ielts





[imagetag]

Letak Perbedaan Toefl Dan Ielts TOEFL: ilustrasi Kemampuan berbahasa Inggris menjadi salah satu syarat utama untuk melanjutkan pendidikan

di luar negeri. Untuk mengetahui tingkat kemampuan berbahasa Inggris seseorang, ada beberapa tes yang bisa dijalani. Dua di antaranya adalah Test of English

as a Foreign Languange (TOEFL) dan International English Language

Testing System (IELTS). Lalu, apa sebenarnya perbedaan antara TOEFL dan IELTS?

Beda Tujuan

TOEFL

Tujuan utama dari TOEFL adalah untuk menentukan kemampuan seseorang berbicara, membaca, memahami, dan menulis dengan cukup baik untuk mengikuti perkuliahan yang berbasis bahasa Inggris. Pertanyaan-pertanyaan, bahan bacaan, dan bahan mendengarkan, semua dirancang untuk masuk ke tingkat perguruan tinggi.

IELTS

Sementara, tujuan dari IELTS adalah sebagai pelatihan umum. Program

IELTS dirancang untuk mereka yang ingin bekerja di luar negeri. Biasanya, banyak perusahaan yang memerlukan karyawan yang bisa berbahasa dan mengerti bahasa Inggris. Untuk itu, mereka memerlukan tes ini. Jadi, bagi mereka yang ingin bermigrasi ke negara seperti Kanada dan Australia

, biasanya memerlukan tes ini sebagai persyaratan.

Beda Fokus

TOEFL

TOEFL dirancang untuk pendengar dan pembicara dengan aksen Amerika

Utara. Pengucapan, bentuk, dan gaya berbahasa Inggris disesuaikan dengan cara berbahasa orang Amerika Utara.

IELTS

Sedangkan IELTS dirancang sesuai dengan berbagai aksen dan situasi. Gaya menulis dan aksen mempersatukan ke dalam tes yang memang dirancang untuk menirukan aksen dan gaya dari berbagai negara. Ini menjadikan IELTS lebih ideal bagi mereka yang ingin menguji kemampuan bahasa Inggris mereka. Tetapi

, tidak berpatokan pada berbicara dan membaca dengan gaya berbahasa Inggris Amerika Utara.

Beda Struktur

IELTS

Pendaftar yang mengambil tes IELTS biasanya diminta untuk melengkapi empat modul

(berbicara, menulis, membaca, dan mendengarkan). Setelah itu, para pendaftar akan menerima sebuah berkas atau skor

yang ditampilkan pada formulir laporan IELTS. Skor tertinggi bernilai 9, ini berarti orang tersebut benar-benar kompeten di semua bidang.

Tes mendengar dan berbicara sama pada kedua versi

tes akademik dan ujian umun, tetapi untuk tes membaca dan menulis tidak. Ujian IELTS memakan waktu 2 jam 45 menit. Tes mendengarkan, membaca, dan menulis harus diselesaikan pada hari yang sama. Sedangkan tes berbicara membutuhkan waktu seminggu, sebelum atau setelah tes tertulis.



TOEFL

Sistem pendftaran TOEFL, biasanya dapat diambil secara online atau secara langsung di tempat yang telah ditentukan. Bila diambil secara online, pendaftar memiliki waktu empat jam untuk menyelesaikan tes membaca, mendengar, menulis, dan berbicara. Setiap tes memiliki batas waktu sendiri. Tes secara langsung serupa strukturnya dengan tes online, tetapi memiliki lebih banyak pada ujian tes tertulisnya dibandingkan dengan tes berbahasa. Keduanya serupa, hanya formatnya yang berbeda.

Versi internet, TOEFL memiliki skor tertinggi 120 dan terendah 0. Sedangkan versi tercetak (secara langsung) berkisar antara skor 310 dan 577 dengan poin berbeda tiap bagian, tetapi tidak termasuk bagian menulis pada nilai akhir.

Cara terbaik

untuk memutuskan mana tes yang akan diambil adalah dengan mencari tahu tes mana yang mereka inginkan untuk melamar masuk ke perusahaan atau sekolah masing-masing.

Selamat mencoba!

#bcfda5


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar