Selasa, 25 Desember 2012

Sakit Langka, Bisa Tewas Karena Tersedak



[imagetag]

Seorang balita tiga tahun, Milly Williamsdidiagnosis menderita kondisi pencernaan langka. Berarti, dia tidak bisamelahap makanannya seperti anak lainnya, karena hal itu bisa menyebabkankematiannya.



Setiap kali mengunyah, Milly harus sangatberhati-hati karena dia tak mampu menelan dengan benar. Akibatnya, dia sangatberisiko tersedak makanan sendiri. Dibutuhkan waktu empat menit bagi Millyuntuk makan sepotong stroberi.

Ibunya, Kaylee, 26, pertama kali menyadari adayang salah dengan buah hatinya saat dia menyusui Milly saat usianya baru duahari. Kulit putrinya berubah menjadi warna ungu dan tak bernapas.

Dokter menemukan ada kantung kecil di kerongkongan bagian atasbayi mungil ini. Berarti susu yang dia minum tumpah ke trakea dan paru-paruMilly sehingga menyebabkan pneumonia. Saat mulai diberi makanan padat, Millyjuga tak boleh disuap terlalu banyak makanan.

Kondisi ini mulai dideteksi usia Milly delapanhari. Usai 13 kali operasi untuk memutuskan hubungan antara kerongkongan dantrakeanya, Milly mulai belajar makan normal. Namun, ia harus mengunyahmakanannya setidaknya empat kali lebih lama dari anak normal atau dilarikan kerumah sakit karena penyumbatan.

Kondisi langka ini merupakan kombinasitrakea-esofagus Fistula (FPT) dan atresia esofagus (OA) yang membuatnyamembutuhkan waktu empat menit untuk mengunyah satu suapan makanan.

Bila anak-anak seusianya dibatasi minumminuman bersoda, Milly kerap bergantung pada minuman ini untuk membantunyamenelan makanan. Dia juga dianjurkan untuk makan coklat dan keripik lembut,karena cenderung tak menyebabkan tersedak.

Karena kondisinya pula, sekali makan, Millymembutuhkan waktu lebih dari satu jam untuk makan, dan sering tak bisa bermainseperti teman-temannya.

Saat masuk sekolah, keluarganya menempatkanseseorang untuk mengawasinya saat makan. "Sekarang Milly mulai menikmatimakan, tapi kadang-kadang sulit untuk menjaganya karena harus mengunyah begitulama," ujar sang ibu Kaylee.

Kaylee menambahkan, "Mengunyah bagi Millyadalah masalah hidup atau mati. Jika dia sulit menelan sesuatu, dia akantersedak dan batuk. Ini sangat menakutkan dan membuat panik," katanyaseperti dikutip Dailymail.

Milly tidak bisa makan wortel, mangga, melon,nasi atau makanan licin karena makanan ini sulit ditelan. Ketika berusia satutahun, Milly dapat tersedak lebih dari 12 kali setiap hari. Namun kini jumlahitu bisa dikurangi menjadi sekali dalam seminggu. Kondisi langka ini bahkantakkan berkurang hingga Milly dewasa. Artinya, porsi makannya saat tumbuhmenjadi orang dewasa akan tetap sama seperti saat balita.

Sumber

#bcfda5

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar